. SATU Indonesia | ADM Berikan Training QCC dan 5S Untuk PKK dan Kader Posyandu
Saatnya membangun kembali semangat
kebangsaan dan persatuan kita demi
kemajuan Indonesia
ADM Berikan Training QCC dan 5S Untuk PKK dan Kader Posyandu

04
Mar
2012

ADM mengadakan Training untuk Ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu di RW 04 Sungai Bambu. Training ini adalah bagian dari keseluruhan program CSR yang telah dicanangkan yaitu RW Mandiri. Training dibagi menjadi 3 batch dan dilaksanakan pada tanggal 7, 14, dan 21 Desember 2011, bertempat di Daihatsu Training Center. Pembagian 3 batch ini dikelompokkan berdasarkan pembagian materi dan peserta training. Batch pertama diikuti oleh Ibu-ibu PKK dan Kader, Batch Kedua hanya diikuti oleh Ibu-ibu PKK saja dan Batch Ketiga diikuti Kader Posyandu. Pembagian ini bertujuan agar materi training yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing perannya.

Training berlangsung dari pukul 09:00 sampai dengan 16:00 setiap batchnya. Materi training yang diberikan meliputi Kepemimpinan, Nutrisi, Pola Hidup Sehat dan Tata Cara Administrasi di Posyandu. Fasilitator dalam training ini didatangkan dari Puskesmas, Kelurahan Sungai Bambu yaitu Ibu Agustina dan Perwakilan Kader PKK Jakarta Utara, Ibu Endah. Materi Kepemimpinan sangat diperlukan, mengingat Ibu-ibu PKK ini juga berperan dalam menjalankan program PKK untuk RW mereka. Sedangkan pengetahuan tentang Posyandu juga harus diketahui oleh setiap Kader, karena ini akan memudahkan kerja dan pelayanan yang mereka berikan di Posyandu nantinya.

Tim CSR ADM juga turut memberikan materi training, yaitu tentang QCC (Quality Control Circle) dan 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Seiketsu, Shitzuke). Training QCC dan 5S seperti ini baru pertama kalinya diberikan kepada Community sekitar perusahaan. Tujuannya jelas, yaitu menanamkan pola pikir dan sistematika kerja yang lebih efektif dan efisien. Tidak sekedar teori saja yang diberikan, tetapi juga praktek ber-QCC secara langsung. Training QCC dan 5S ini langsung difasilitasi oleh Bapak Asjoni dan Bapak Rony Hapsoro dari CSR Department.

Peserta training, yang seluruhnya adalah ibu-ibu dibagi menjadi 3 kelompok. Mereka diminta menentukan masalah yang terjadi di lingkungan mereka sehari-hari, misalnya masalah kebersihan, masalah posyandu dan keamanan warga. Setelah itu mereka menentukan akar masalahnya dengan metode “Fish Bone” (tulang ikan) untuk mencari penyebab yang utama. Kemudian baru diambil langkah-langkah pemecahan masalahnya. Ibu-ibu ini baru pertama kali mengikuti training seperti ini. Mereka sangat antusias dengan diskusi yang dilakukan. Setiap orang diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya.

Sebagai kelanjutan dari Training ini, ADM juga terus aktif mengevaluasi hasil training tersebut. Caranya dengan terus memonitoring tingkat partisipasi anggota PKK dan Kader Posyandu dalam praktek QCC sehari-hari. Dengan semangat dan kemauan yang keras, pastinya akan menciptakan system kerja yang lebih baik untuk mencapai hasil yang maksimal. *msc






Video Kegiatan Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards

2013                     2012
2011                     2010
Share