ARTIKEL TERBARU

Menyapa Master Business Junior, Wajah Baru Bizz4kids
2017-10-03

Bisnis, mungkin sekilas terdengar sebagai istilah yang lekat pada figur orang dewasa dengan segala risiko, serta hal rumit di dalamnya. Namun itu tak lagi sama setelah Sri Irdayati merintis sebuah kurikulum pendidikan bisnis untuk anak, hingga akhirnya mendapat pengakuan pemerintah pada tahun 2008. Hal itu pula yang membawanya menjadi salah satu penerima apresiasi SATU Indonesia Awards (SIA) kategori pendidikan pada tahun 2010. Bizz4kids, itulah nama kursus bisnis untuk anak yang dirintis Irda bersama dua rekannya sejak tahun 2007.

Kesibukan dan jalan hidup yang berbeda membuat Irda akhirnya meneruskan sendiri perjuangannya. Tahun 2012 mendorongnya melangkah lebih jauh, bersamaan dengan diperkenalkannya “Master Business Junior” sebagai wajah baru dari Bizz4kids. Masih dengan visi serupa, yaitu “Education for Indonesia” yang berarti pendidikan untuk menjadi bangsa yang mandiri dengan kekuatan bisnis dan investasi anak negeri sendiri, banyak kejutan kecil sebagai awal dari mimpi yang lebih besar.

“Hingga saat ini, sudah ada setidaknya 1.600 siswa kami,” ujarnya bersemangat ketika diwawancara pada Kamis (3/8).

Siswa tersebut termasuk dari sekolah-sekolah elit maupun yang terdapat di wilayah kantung-kantung miskin di Jakarta. Irda memang tak pandang bulu untuk melakukan misi sosialnya menularkan ilmu bisnis pada anak-anak. Impiannya adalah gerakan ini mampu melahirkan benih-benih pebisnis yang tak hanya memikirkan keuntungan semata, namun dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitarnya.

Bermula dari sebuah fakta dahulu bahwa bisnis memang dianggap sebagai hal tabu bagi anak, maka Irda membuat sebuah inovasi pendidikan bisnis dengan board game bertema investasi serta wiraswasta untuk anak-anak. Pejuang pendidikan yang merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro ini dibantu oleh setidaknya 10 tenaga pengajar. Meneruskan dan mengelola segalanya seorang diri, tak membuat Irda berhenti bermimpi.

“Setelah SIA memang lebih banyak yang mengetahui program ini, jadi membantu perkembangan. Lalu saya juga jadi sering membuat acara di sekolah-sekolah,” ungkapnya mengenang.

Master Business Junior yang awalnya dibuat untuk anak usia taman kanak-kanak hingga sekolah dasar (SD), kini mulai mengepakkan sayapnya. Bersama profesor pembimbing tesisnya, ia sedang memperdalam kajian untuk menciptakan kurikulum pendidikan bisnis dengan cara yang inovatif untuk pemuda. Mereka adalah pemuda usia sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi Strata I. Irda pun mengusahakan program pengembangan tersebut dapat diluncurkan tahun 2017 ini, bersamaan dengan targetnya menyandang status magister.

Wanita yang saat ini menempuh pendidikan Magister Manajemen Universitas Indonesia ini, tetap konsisten menerapkan ilmu bisnisnya pada anak-anak usia dini. Ketertarikannya dalam bidang pendidikan menggerakkan hatinya untuk memberikan ilmu lebih dari sebelumnya.

Ia merintis sebuah sekolah informal (kursus) membaca dan menulis. Bintang Baca didirikannya sebagai kursus membaca yang menerapkan metode 7 board game bertajuk “Belajar Membaca Metode KIPAS (Kilat dan Pasti Asyik)” untuk anak usia tiga sampai enam tahun. Hal ini sontak mendapatkan tanggapan positif termasuk dari pemerintah.

“Jadi itu memang binaan Menteri Perdagangan. Akhirnya saya dilisensikan lalu diberi pelatihan waralaba. Ya sekitar pada tahun-tahun sebelum 2015 itu,” ujarnya.

Saat ini, waralaba pendidikan kreatif ini dapat diakses informasinya melalui www.bintangbaca.com. Bisnis dan pendidikan, nampaknya sudah menjadi passion yang ditemukan Irda sejak kecil.

“Karena saya suka anak-anak. Mungkin juga keturunan, ya, haha. Jadi, orang tua memang sejak dulu di pendidikan. Lalu pengennya juga usaha tidak hanya berbuah di dunia, tapi juga untuk tabungan di akhirat. Lalu juga karena saya suka bikin-bikin sesuatu yang baru sepertinya,” paparnya mengenai ketertarikannya pada dunia pendidikan dan bisnis.


Artikel Terkait
Astra Kunjungi Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2012
Menurut Pipit, satu dari 9.000 anggota Perpustakaan Anak Bangsa, dirinya suka membaca buku di Perpus...
Baca Selengkapnya
Partisipasi Grup Astra bersama TNI
BANDUNG : PT Astra International Tbk pada hari ini (2/4) kembali ikut berpartisipasi dalam program T...
Baca Selengkapnya
Pencarian Pemuda-pemudi Penggerak Kemajuan Bangsa, dimulai!
JAKARTA: Pencarian pemuda-pemudi penggerak kemajuan bangsa melalui Semangat Astra Terpadu Untuk (SAT...
Baca Selengkapnya
Emil Salim: Pemuda Merauke Harus Mampu Menciptakan Perubahan
MERAUKE: Pemuda Merauke harus mampu jadi agen perubahan Indonesia yang dimulai dari kampong halamann...
Baca Selengkapnya
IKUTI KAMI
Pastikan Anda selalu terhubung dengan media
sosial kami. #SATUIndonesia